KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – Puskesmas Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang optimal, edukasi, serta penguatan upaya promotif dan preventif.
Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong masyarakat agar tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami keluhan atau sakit, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin.
Bagi Puskesmas Cihaur, pencegahan penyakit sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Sebab, berbagai penyakit yang ditemukan lebih awal memiliki peluang penanganan yang lebih cepat dan tepat.
Kepala Puskesmas Cihaur, dr. Hj. Dian Mardiani, menegaskan bahwa kedisiplinan masyarakat dalam menjaga kesehatan harus terus dibangun. Menurutnya, kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang harus dijaga bersama, baik oleh individu, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
“Kedisiplinan dalam menjaga kesehatan sangat penting. Kita harus membiasakan diri untuk mencegah penyakit sedini mungkin, bukan menunggu sakit baru kemudian berobat,” ungkap dr. Hj. Dian Mardiani.
Ia menjelaskan, upaya menjaga kesehatan dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik, menjaga pola istirahat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut apabila dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan masyarakat.
Deteksi Dini Jadi Bagian Penting Pencegahan
dr. Hj. Dian Mardiani menekankan bahwa deteksi dini menjadi salah satu kunci dalam mencegah kondisi kesehatan berkembang menjadi lebih serius.
Masyarakat diimbau tidak mengabaikan berbagai gejala atau perubahan kondisi tubuh yang dirasakan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan sekaligus mengidentifikasi faktor risiko penyakit lebih awal.
“Deteksi dini sangat penting. Ketika ada faktor risiko atau tanda-tanda suatu penyakit, kita bisa segera melakukan tindak lanjut. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” katanya.
Puskesmas Cihaur terus mengedepankan pelayanan yang bersifat promotif dan preventif, di samping pelayanan kuratif bagi masyarakat yang membutuhkan pengobatan.
Pendekatan tersebut dinilai penting karena pembangunan kesehatan tidak cukup hanya berorientasi pada pengobatan. Masyarakat juga harus diberikan pemahaman dan pengetahuan agar mampu menjaga kesehatan secara mandiri.
Masyarakat Didorong Aktif Memanfaatkan Pelayanan Kesehatan
Puskesmas Cihaur juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia. Fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan dasar, edukasi, pemeriksaan, serta upaya pencegahan berbagai penyakit.
Kepala Puskesmas Cihaur berharap masyarakat dapat menjadikan fasilitas kesehatan sebagai tempat untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi kesehatan, bukan hanya ketika sedang sakit.
“Puskesmas bukan hanya tempat berobat. Kami juga ingin menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk aktif berkonsultasi dan memanfaatkan pelayanan yang ada,” tutur dr. Hj. Dian Mardiani.
Menurutnya, komunikasi antara petugas kesehatan dengan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan kesehatan yang ada di masyarakat dapat diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Peran Keluarga dan Lingkungan Sangat Penting
Upaya pencegahan penyakit juga tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga dan lingkungan. Keluarga merupakan tempat pertama dalam membentuk kebiasaan hidup sehat.
Orang tua, misalnya, memiliki peran penting dalam membiasakan anak menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, beraktivitas fisik, serta memiliki pola hidup yang sehat.
Demikian pula lingkungan tempat tinggal. Kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama karena lingkungan yang tidak sehat dapat menjadi salah satu faktor munculnya berbagai persoalan kesehatan.
Karena itu, Puskesmas Cihaur terus mendorong keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung program kesehatan. Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, keluarga dan warga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
“Pencegahan penyakit bukan hanya tugas tenaga kesehatan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika masyarakat, keluarga, kader, pemerintah desa dan tenaga kesehatan bergerak bersama, tentu upaya meningkatkan kesehatan masyarakat akan lebih kuat,” jelasnya.
Bangun Kesadaran, Bukan Sekadar Mengobati
Paradigma kesehatan saat ini terus diarahkan agar masyarakat memiliki kesadaran yang lebih kuat terhadap pencegahan penyakit.
Puskesmas Cihaur berupaya membangun pemahaman bahwa menjaga kesehatan harus dilakukan setiap hari. Pemeriksaan kesehatan juga tidak perlu menunggu munculnya keluhan berat.
Kesadaran tersebut diharapkan dapat menjadi budaya baru di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai faktor risiko penyakit yang dapat muncul akibat pola hidup maupun faktor lingkungan.
dr. Hj. Dian Mardiani mengatakan bahwa masyarakat yang sehat akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor kehidupan. Dengan tubuh yang sehat, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, bekerja, belajar, serta berkontribusi terhadap pembangunan di lingkungan masing-masing.
“Mari kita biasakan hidup disiplin dan peduli terhadap kesehatan. Jangan menunggu sakit untuk mulai menjaga kesehatan. Cegah penyakit sedini mungkin, lakukan pemeriksaan apabila diperlukan, dan jangan abaikan kondisi kesehatan,” tegasnya.
Puskesmas Cihaur Terus Tingkatkan Komitmen Pelayanan
Di sisi lain, Puskesmas Cihaur terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat di wilayah kerjanya.
Peningkatan kualitas pelayanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Pelayanan yang baik tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan informasi, edukasi, pendampingan, serta akses terhadap pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Kepala Puskesmas Cihaur berharap semangat meningkatkan kesehatan masyarakat dapat terus dipelihara secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberhasilan program kesehatan pada akhirnya dapat dilihat dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan.
“Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan harus dijaga sebelum muncul penyakit. Mari bersama-sama membangun kebiasaan hidup sehat dan disiplin melakukan pencegahan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Ciawigebang, khususnya wilayah kerja Puskesmas Cihaur, untuk tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan kesehatan.
alt="WartaNewsTVToday"
style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />









