KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi keluarga besar SDN 3 Ciherang, Kecamatan Kadugede , Kabupaten Kuningan, untuk kembali mengenang perjuangan, keteladanan, serta akhlak mulia Rasulullah SAW.
Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, kegiatan peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai agenda keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui peringatan tersebut, para siswa diajak mengenal lebih dekat sosok Nabi Muhammad SAW sekaligus menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SDN 3 Ciherang menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang sangat penting, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik bagi umat manusia. Keteladanan Rasulullah tidak hanya tercermin dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam sikap jujur, amanah, sabar, rendah hati, penyayang, adil, serta menghargai dan menghormati sesama.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama meneladani akhlak Rasulullah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala SDN 3 Ciherang.
Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan budi pekerti kepada para siswa. Pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang memiliki akhlak, karakter, kepedulian, dan rasa tanggung jawab.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mereka harus dibekali ilmu pengetahuan sekaligus akhlak yang baik. Dengan meneladani Rasulullah SAW, kita berharap anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang santun, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap orang lain,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi 1448 H di lingkungan SDN 3 Ciherang juga menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keteladanan sejak usia dini. Para peserta didik diberikan pemahaman bahwa mencintai Nabi Muhammad SAW bukan hanya dengan memperingati hari kelahiran beliau, tetapi juga dengan mengikuti ajaran dan perilaku yang telah dicontohkan Rasulullah.
Nilai kejujuran, misalnya, dapat diterapkan siswa ketika mengikuti pembelajaran maupun dalam pergaulan dengan teman. Sikap amanah dapat diwujudkan dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Sementara sikap saling menyayangi dapat diterapkan melalui kebiasaan menghormati guru, menyayangi teman, membantu sesama, serta menjaga lingkungan sekolah.
Kepala sekolah berharap momentum Maulid Nabi mampu memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta didik sehingga nilai-nilai yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku nyata.
“Keteladanan itu harus dimulai dari hal-hal sederhana. Mengucapkan salam, menghormati guru dan orang tua, berkata jujur, tidak mengejek teman, mau berbagi, serta membantu orang yang membutuhkan merupakan bagian dari akhlak yang harus terus kita biasakan,” tuturnya.
Lebih jauh, Kepala SDN 3 Ciherang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.
Menurutnya, pendidikan karakter anak tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Peran keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, baik secara intelektual maupun moral.
Sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan dapat berjalan bersama dalam memberikan contoh positif kepada generasi muda. Sebab, anak-anak tidak hanya belajar dari apa yang disampaikan kepada mereka, tetapi juga dari apa yang mereka lihat dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk memberikan teladan kepada anak-anak. Jangan sampai kita meminta mereka berbuat baik, tetapi lingkungan di sekitarnya justru memberikan contoh yang berbeda. Mari kita bangun lingkungan yang penuh keteladanan, kasih sayang, gotong royong, dan saling menghormati,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah kehidupan sosial yang terus mengalami perubahan. Semangat persaudaraan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama dinilai sangat relevan dengan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas akhlak dan karakter seluruh warga sekolah. Semangat tersebut diharapkan dapat terus diwujudkan melalui berbagai aktivitas pendidikan dan pembiasaan positif di lingkungan SDN 3 Ciherang.
Kepala sekolah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan akan semakin bermakna apabila ilmu yang diperoleh peserta didik diiringi dengan akhlak yang baik.
“Ilmu harus berjalan bersama akhlak. Kepintaran akan semakin berarti ketika digunakan untuk kebaikan dan memberikan manfaat bagi orang lain. Inilah salah satu nilai penting yang dapat kita pelajari dari kehidupan Rasulullah SAW,” ujarnya.
Ia berharap para siswa SDN 3 Ciherang dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat, berkarakter, religius, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pun diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara sekolah dengan orang tua serta masyarakat sekitar. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, religius, dan mendukung tumbuhnya generasi penerus yang berkualitas.
Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar mengenang kelahiran seorang manusia mulia, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk kembali bercermin kepada akhlak Rasulullah SAW.
Dengan semangat “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari”, keluarga besar SDN 3 Ciherang mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Nusaherang dan Kabupaten Kuningan untuk menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam berkata, bersikap, dan berbuat.
Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H membawa keberkahan, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta mendorong lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan senantiasa memberikan manfaat bagi sesama.
“Mari kita jadikan cinta kepada Rasulullah SAW bukan hanya dalam ucapan, tetapi diwujudkan melalui akhlak dan perbuatan nyata dalam kehidupan sehari-hari.”
( Redaksi Mengi )
alt="WartaNewsTVToday"
style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />








