Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
PemerintahPendidikan

SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 Berikan Santunan kepada Tujuh Anak Yatim Piatu sebagai Wujud Kepedulian Sosial

×

SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 Berikan Santunan kepada Tujuh Anak Yatim Piatu sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Kabupaten Kuningan sebagai bentuk kepedulian sosial
Kang Yoga Wiyagantara bersama SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 menyerahkan santunan kepada tujuh anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 09.30 WIB.

Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 terhadap anak-anak di lingkungan sekitar, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Sebanyak tujuh anak menerima santunan dalam kegiatan tersebut.

WartaNewsTVToday

Adapun tujuh penerima santunan tersebut yakni Adi Firmansyah, Ali, Zaidan, Afif Jumari, Amel, Razicka, dan Mia. Ketujuh penerima merupakan siswa dari Bandorasakulon 2 yang mendapatkan santunan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian sosial.

Kegiatan pemberian santunan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi bentuk bantuan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan semangat dan kebahagiaan kepada para penerima santunan.

Kepala SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1, Kang Yoga Wiyagantara, S.Tr.Sn, mengatakan bahwa pemberian santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu di lingkungan sekitar.

“Pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yatim piatu. Kami ingin berbagi dan memberikan sedikit perhatian serta dukungan kepada mereka. Mudah-mudahan santunan ini dapat bermanfaat dan memberikan semangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Kang Yoga Wiyagantara.

Menurutnya, keberadaan SPPG tidak hanya berkaitan dengan pelayanan dapur sehat dan pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

Kang Yoga menambahkan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam membangun kebersamaan dengan masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti pemberian santunan, diharapkan terjalin hubungan yang semakin baik antara SPPG dengan masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi bagian dari upaya kami untuk berbagi dengan masyarakat. Kami juga berharap anak-anak penerima santunan dapat terus semangat dalam menuntut ilmu, menjadi anak-anak yang baik, serta dapat menggapai cita-cita mereka di masa depan,” tambahnya.

Pemberian santunan kepada tujuh siswa Bandorasakulon 2 tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial. Kepedulian terhadap anak yatim piatu dinilai bukan hanya mengenai bantuan secara materi, tetapi juga memberikan perhatian, motivasi, dan rasa kebersamaan.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para penerima. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar anak-anak dapat menjalani pendidikan dengan baik serta memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 berkomitmen untuk terus membangun hubungan yang positif dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat. Semangat berbagi dan kepedulian sosial diharapkan dapat terus tumbuh sehingga tercipta lingkungan yang saling mendukung dan peduli.

Dengan adanya kegiatan santunan ini, SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 ingin menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari keberadaan lembaga di tengah lingkungan. Tidak hanya menjalankan tugas dan pelayanan, SPPG juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Pemberian santunan pada Jumat pagi tersebut pun menjadi wujud nyata semangat berbagi. Tujuh anak penerima santunan, yakni Adi Firmansyah, Ali, Zaidan, Afif Jumari, Amel, Razicka, dan Mia, diharapkan dapat menerima manfaat dari bantuan tersebut dan semakin termotivasi untuk belajar.

Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar santunan yang diberikan menjadi berkah serta memberikan manfaat bagi para penerima. SPPG Dapur Sehat Bandorasawetan 1 juga berharap semangat kepedulian dan berbagi tersebut dapat terus berkembang di te

ngah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *