Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
EkonomiKuningan

Dari Desa Gunungmanik Kuningan, Jajanan Tradisional UMKM Dua Putra Rifki Aria Kini Dinikmati hingga Batam dan Padang

×

Dari Desa Gunungmanik Kuningan, Jajanan Tradisional UMKM Dua Putra Rifki Aria Kini Dinikmati hingga Batam dan Padang

Sebarkan artikel ini
Aneka produk jajanan tradisional UMKM Dua Putra Rifki Aria dari Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan.
Berbagai produk makanan tradisional buatan UMKM Dua Putra Rifki Aria dipasarkan secara offline dan online untuk menjangkau konsumen lebih luas.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – Semangat mengembangkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan oleh pelaku usaha di Kabupaten Kuningan. Salah satunya adalah Produk UMKM Dua Putra Rifki Aria, yang beralamat di Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan.

WartaNewsTVToday

UMKM ini menghadirkan beragam makanan ringan dan jajanan tradisional yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik sebagai camilan sehari-hari maupun sebagai oleh-oleh. Produk-produk tersebut tidak hanya dipasarkan secara offline, tetapi juga telah dijual secara online, sehingga jangkauan pemasarannya semakin luas.

Berbagai produk yang ditawarkan Produk UMKM Dua Putra Rifki Aria di antaranya rempeyek, seroja atau kembang goyang, keripik pisang, opak singkong, wajit dengan berbagai varian rasa, cucur, keripik gadung, rengginang original, serta rengginang terasi berwarna merah.

Keberagaman produk menjadi salah satu keunggulan UMKM ini. Masyarakat dapat memilih berbagai jenis makanan tradisional sesuai selera, mulai dari makanan ringan yang gurih dan renyah hingga jajanan bercita rasa manis.

Salah satu produk yang menjadi bagian dari andalan penjualan adalah wajit. Produk wajit tersebut tersedia dalam berbagai pilihan rasa dengan harga sekitar Rp70.000 per kilogram, sedangkan wajit ketan dibanderol sekitar Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, saroja dijual dengan harga sekitar Rp80.000.

Perkembangan pemasaran Produk UMKM Dua Putra Rifki Aria juga menunjukkan bahwa produk makanan tradisional dari daerah tidak harus hanya dikenal di lingkungan sekitar. Melalui pemasaran secara online, produk tersebut telah menjangkau konsumen di berbagai daerah di Indonesia.

Bahkan, pemasaran wajit disebut telah sampai ke luar Pulau Jawa, termasuk Batam hingga Sumatera Barat, seperti Padang. Hal tersebut menjadi salah satu bukti bahwa makanan tradisional khas daerah masih memiliki peluang pasar yang besar apabila dikelola dan dipasarkan secara konsisten.

Jangkauan penjualan hingga berbagai daerah menjadi motivasi tersendiri bagi pelaku UMKM untuk terus mempertahankan kualitas produk. Dengan memanfaatkan penjualan offline sekaligus pemasaran online, produk-produk Nami Produk UMKM Dua Putra Rifki Aria memiliki kesempatan untuk semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Selain menjadi peluang ekonomi bagi pelaku usaha, keberadaan UMKM seperti Nami Produk UMKM Dua Putra Rifki Aria juga turut menjaga keberadaan makanan tradisional. Rempeyek, seroja, opak singkong, wajit, rengginang, cucur, hingga berbagai jenis keripik merupakan bagian dari kekayaan kuliner masyarakat yang perlu terus diperkenalkan kepada generasi berikutnya.

Produk lokal dengan cita rasa tradisional juga memiliki potensi untuk menjadi pilihan oleh-oleh bagi masyarakat yang ingin membawa makanan khas daerah kepada keluarga maupun kerabat di luar daerah. Dengan pengemasan dan pemasaran yang semakin berkembang, makanan tradisional dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.

Bagi masyarakat yang ingin mengenal dan mendapatkan produk-produk Produk UMKM Dua Putra Rifki Aria, tersedia berbagai pilihan jajanan tradisional, mulai dari produk gurih, renyah, hingga makanan manis. Penjualan dilakukan secara offline maupun online, sehingga konsumen dari luar daerah juga dapat memesan sesuai ketersediaan produk dan layanan pengiriman.

Keberhasilan pemasaran hingga Batam dan Padang menunjukkan bahwa produk UMKM dari Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan menjaga kualitas, memperluas pemasaran digital, serta mempertahankan cita rasa khas makanan tradisional, Produk UMKM Dua Putra Rifki Aria diharapkan dapat semakin maju dan memperluas jangkauan pasarnya.

Dari Desa Gunung Manik untuk Indonesia, produk makanan tradisional buatan UMKM lokal membuktikan bahwa usaha kecil pun mampu menembus pasar antardaerah. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Kuningan kepada masyarakat yang lebih luas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *