KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM — Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, dikenal sebagai salah satu sentra penghasil buah salak di wilayah tersebut. Komoditas yang banyak dibudidayakan masyarakat setempat adalah salak pondoh, yang telah menjadi bagian dari aktivitas pertanian warga secara turun-temurun.
Sebagian besar masyarakat Desa Cimara membudidayakan tanaman salak di kebun milik pribadi yang tersebar di sejumlah dusun. Tradisi bercocok tanam salak tersebut telah diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi salah satu potensi pertanian yang menopang kehidupan masyarakat desa.
Kondisi lingkungan dan lahan yang mendukung membuat tanaman salak dapat berkembang dengan baik di wilayah Cimara. Kebun-kebun salak yang dikelola masyarakat tidak hanya menjadi sumber hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari identitas desa.
Budidaya salak dilakukan oleh warga dengan memanfaatkan lahan perkebunan yang berada di sekitar permukiman maupun di kawasan kebun desa. Pengetahuan mengenai pemeliharaan tanaman, mulai dari penanaman hingga pemanenan, umumnya diperoleh secara turun-temurun dari keluarga.
Keberadaan sentra salak tersebut menjadi potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan. Selain meningkatkan nilai hasil pertanian, pengembangan komoditas salak juga berpeluang mendorong pengolahan produk turunan serta memperluas pemasaran sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.
Dengan potensi tersebut, Desa Cimara memiliki peluang untuk semakin dikenal sebagai salah satu daerah penghasil salak di Kabupaten Kuningan. Penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas produksi, serta dukungan terhadap pemasaran menjadi sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi salak sebagai komoditas unggulan desa
alt="WartaNewsTVToday"
style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />











