Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
Pemerintah

Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Danramil Ciawigebang Bekali Siswa Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

×

Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Danramil Ciawigebang Bekali Siswa Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara

Sebarkan artikel ini
Kapten Inf Suherdi memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara kepada siswa SDN Padarama Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan.
Kapten Inf Suherdi memberikan edukasi wawasan kebangsaan dan bela negara kepada siswa SDN Padarama untuk menumbuhkan karakter cinta tanah air sejak dini.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – Semangat cinta tanah air dan kesadaran berbangsa-bernegara perlu ditanamkan sejak usia dini. Pesan itulah yang disampaikan Danramil 1509/Ciawigebang, Kapten Inf Suherdi, saat memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada para siswa SDN Padarama, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Rabu (26/8/2026).

Bertempat di halaman SDN Padarama, Kapten Inf Suherdi turun langsung memberikan pengarahan kepada para siswa dan guru. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, ia menjelaskan pentingnya memahami wawasan kebangsaan sekaligus mengamalkan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

WartaNewsTVToday

“Bela negara bukan berarti harus memegang senjata dan berperang saja. Bela negara dimulai dari hal-hal sederhana namun sungguh-sungguh: mencintai budaya sendiri, menghormati perbedaan, menjaga ketertiban, belajar dengan tekun, menjaga nama baik bangsa, serta taat pada aturan dan hukum yang berlaku,” ujar Kapten Suherdi.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang luas dengan kekayaan alam, budaya, serta keberagaman suku dan masyarakat. Menurutnya, keberagaman tersebut merupakan kekuatan besar bangsa yang harus dirawat dengan semangat persatuan dan saling menghormati.

“Kita berbeda suku, agama, dan kebiasaan, namun kita semua satu: sama-sama anak bangsa Indonesia, satu tanah air, satu bendera, satu bahasa persatuan. Jagalah persatuan ini baik-baik, karena itulah kunci kekuatan kita,” tegasnya.

Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun tetap interaktif. Para siswa tampak antusias menyimak materi yang disampaikan, sementara para guru turut memberikan perhatian penuh selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat, mencintai tanah air, menghargai keberagaman, serta memiliki kepedulian untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dari sekolah, tumbuh karakter. Dari generasi muda, lahir kekuatan bangsa. Menanamkan wawasan kebangsaan sejak dini menjadi langkah penting untuk memastikan semangat persatuan dan cinta Indonesia tetap hidup di setiap generasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *