Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
DesaKuninganNasional

Penguatan Kapasitas Kader Tim Pendamping Keluarga, UPTD Dalduk Cibingbin Kuningan Dorong Percepatan Penurunan Stunting

×

Penguatan Kapasitas Kader Tim Pendamping Keluarga, UPTD Dalduk Cibingbin Kuningan Dorong Percepatan Penurunan Stunting

Sebarkan artikel ini
Pembinaan kader TPK UPTD Dalduk Cibingbin untuk pencegahan stunting
UPTD Dalduk Cibingbin memberikan pembinaan kepada kader Tim Pendamping Keluarga untuk memperkuat upaya pencegahan stunting.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM — Dalam rangka memperkuat kapasitas kader dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, UPTD Dalduk Cibingbin melaksanakan kegiatan Pembinaan Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan pendampingan kepada keluarga, khususnya pasangan usia subur (PUS).

Salah satu materi utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK). Materi ini diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman kader mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

WartaNewsTVToday

Penyampaian materi menghadirkan narasumber dari jajaran UPTD Dalduk Cibingbin, yaitu Kepala UPTD Dalduk Cibingbin, deni wahyudi priadi.skm,M.A.p.

PKB Ahli Madya Hj. Atin Nurhayatin, S.Ag., serta Kabid Keluarga, Anwar Nasihin, S.Com., M.Si.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa periode 1.000 HPK merupakan fase yang sangat penting dalam menentukan kualitas
tumbuh kembang anak. Oleh karena itu,

pasangan usia subur perlu mendapatkan edukasi dan pendampingan yang memadai agar mampu mempersiapkan kehamilan, menjaga kesehatan ibu, serta memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak.

Kader TPK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pendampingan keluarga di tingkat lapangan. Melalui pembinaan secara berkelanjutan, kader diharapkan semakin mampu mengidentifikasi faktor risiko stunting,
memberikan edukasi kepada keluarga, serta mengarahkan keluarga untuk memperoleh pelayanan kesehatan dan intervensi yang diperlukan.

Kegiatan pembinaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara kader, penyuluh keluarga berencana, serta unsur terkait lainnya dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di wilayah kerja UPTD Dalduk Cibingbin.

Dengan meningkatnya kapasitas kader, diharapkan pendampingan terhadap pasangan usia subur dan keluarga yang memiliki risiko stunting dapat dilakukan secara lebih optimal, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dimulai sejak sebelum kehamilan dan terus berlanjut pada masa 1.000 HPK.

Melalui penguatan peran kader dan edukasi yang berkesinambungan, UPTD Dalduk Cibingbin berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *