Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
KuninganNasional

Masyarakat Minta pemkab ,Damkar Kuningan Diperkuat Per Wilayah, Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau

×

Masyarakat Minta pemkab ,Damkar Kuningan Diperkuat Per Wilayah, Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan kebakaran di Kabupaten Kuningan saat musim kemarau sebagai upaya mempercepat respons darurat.
Masyarakat Kabupaten Kuningan mengusulkan penambahan pos dan unit Damkar berbasis wilayah guna mempercepat penanganan kebakaran, terutama saat musim kemarau.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM — Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Kuningan meminta pemerintah daerah memperkuat pelayanan pemadam kebakaran (Damkar) dengan sistem penanganan berbasis wilayah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat respons ketika terjadi kebakaran, mengingat kondisi musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran di berbagai wilayah Sabtu 15 Agustus 2026.

Selama ini, pusat pelayanan pemadam kebakaran masih menjadi salah satu tumpuan utama dalam merespons laporan kebakaran. Namun, jarak tempuh dari pusat kota menuju lokasi kejadian menjadi perhatian masyarakat, terutama apabila kebakaran terjadi di wilayah yang cukup jauh.

WartaNewsTVToday

Masyarakat menilai kebakaran merupakan kejadian yang tidak dapat diprediksi. Dalam hitungan menit, api dapat membesar dan sulit dikendalikan apabila penanganannya terlambat.

“Yang menjadi persoalan adalah jarak. Kebakaran bisa terjadi kapan saja, sementara petugas harus menempuh perjalanan dari pusat kota menuju lokasi. Kalau ada pelayanan atau unit Damkar di setiap wilayah, tentunya respons bisa lebih cepat,” ujar salah seorang warga.

Menurut masyarakat, pembagian pelayanan Damkar berdasarkan wilayah dapat menjadi salah satu solusi untuk memperpendek waktu tempuh menuju lokasi kejadian. Dengan adanya unit atau pos Damkar yang tersebar di beberapa wilayah, petugas dapat lebih cepat melakukan tindakan awal sebelum api semakin meluas.

Keberadaan pos atau unit Damkar per wilayah juga dinilai dapat mengurangi risiko kebakaran menjadi lebih besar dan tidak terkendali. Terlebih pada musim kemarau, kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api lebih cepat merambat.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama instansi terkait dapat mencari solusi jangka panjang, baik melalui penambahan pos Damkar, pemerataan personel dan kendaraan pemadam, maupun penguatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta masyarakat.

Selain penambahan fasilitas, edukasi dan pencegahan kebakaran juga dinilai perlu diperkuat. Masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap berbagai potensi sumber api, khususnya saat kondisi cuaca panas dan curah hujan rendah.

Masyarakat meminta agar persoalan jarak dan waktu respons menjadi perhatian serius pemerintah. Sistem pelayanan Damkar berbasis wilayah diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk memberikan perlindungan yang lebih cepat kepada masyarakat Kuningan.

“Intinya bukan hanya memadamkan api setelah kebakaran terjadi, tetapi bagaimana pemerintah bisa hadir lebih cepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Kalau posnya lebih dekat, risiko kebakaran meluas tentu bisa ditekan,” pungkas

(Mengi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *