Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
KuninganOlahraga

Bupati Cup 2026,Luragung Juara ,Ciawigebang Tumbang lewat Drama Adu Penalti

×

Bupati Cup 2026,Luragung Juara ,Ciawigebang Tumbang lewat Drama Adu Penalti

Sebarkan artikel ini
Tim Kecamatan Luragung merayakan kemenangan setelah menjadi juara Bupati Cup 2026 usai mengalahkan Ciawigebang melalui adu penalti.
Kecamatan Luragung sukses meraih gelar juara Bupati Cup 2026 setelah mengalahkan Kecamatan Ciawigebang melalui adu penalti yang menegangkan.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – Luragung keluar sebagai juara Bupati Cup 2026 setelah melewati pertandingan final penuh drama menghadapi Ciawigebang. Gelar juara akhirnya ditentukan melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain sama kuat hingga waktu normal berakhir.

Pertandingan final yang berlangsung sengit sejak menit awal itu menyajikan duel terbuka. Kedua kesebelasan sama-sama tampil ngotot dan berupaya menciptakan peluang untuk membuka keunggulan.

WartaNewsTVToday

Luragung beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Ciawigebang melalui serangan dari sisi sayap. Namun, lini belakang Ciawigebang tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang yang datang.

Di sisi lain, Ciawigebang juga memberikan perlawanan. Serangan balik cepat menjadi salah satu senjata utama untuk mengancam pertahanan Luragung. Meski demikian, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang mampu tercipta.

Skor imbang memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada fase inilah tensi pertandingan semakin meningkat. Adu ketenangan dan mental menjadi penentu nasib kedua tim.

Luragung tampil lebih tenang dalam mengeksekusi tendangan dari titik putih. Sementara Ciawigebang harus menerima kenyataan pahit setelah beberapa eksekusinya gagal berbuah gol.

Dengan hasil tersebut, Luragung resmi menyandang gelar juara Bupati Cup 2026, sedangkan Ciawigebang harus puas sebagai runner-up setelah perjuangannya terhenti dalam drama adu penalti.

Kemenangan ini menjadi buah dari perjuangan seluruh pemain, jajaran pelatih, serta dukungan suporter Luragung yang terus mengawal perjalanan tim sepanjang turnamen.

Bupati Cup 2026 sendiri menjadi ajang yang tidak hanya menghadirkan persaingan kompetitif antarkesebelasan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan semangat sportivitas di tengah masyarakat.

Drama final antara Luragung dan Ciawigebang sekaligus menutup rangkaian turnamen dengan pertandingan yang menegangkan. Luragung menjadi tim terakhir yang berdiri sebagai juara setelah melewati salah satu laga paling dramatis di Bupati Cup 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *