Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
KuninganNasionalPendidikan

756 Murid SMPN 1 Mandirancan Rutin Laksanakan Salat Zuhur Berjamaah, Bentuk Kedisiplinan dan Karakter Religius Siswa

×

756 Murid SMPN 1 Mandirancan Rutin Laksanakan Salat Zuhur Berjamaah, Bentuk Kedisiplinan dan Karakter Religius Siswa

Sebarkan artikel ini
756 murid SMPN 1 Mandirancan melaksanakan salat Zuhur berjamaah
Sebanyak 756 murid SMPN 1 Mandirancan rutin melaksanakan salat Zuhur berjamaah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – Sebanyak 756 murid SMP Negeri 1 Mandirancan secara rutin melaksanakan salat Zuhur berjamaah di lingkungan sekolah. Kegiatan keagamaan tersebut menjadi salah satu upaya pihak sekolah dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran untuk menjalankan kewajiban ibadah.

Kegiatan salat Zuhur berjamaah dilaksanakan secara rutin pada waktu istirahat atau setelah kegiatan pembelajaran yang memungkinkan, dengan melibatkan para siswa dan guru. Pelaksanaan ibadah secara berjamaah ini menjadi bagian dari pembiasaan positif yang terus ditanamkan kepada seluruh peserta didik SMPN 1 Mandirancan kabupaten Kuningan

WartaNewsTVToday

Kepala SMPN 1 Mandirancan, Moh. Bunasir, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan salat Zuhur berjamaah bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diberikan kepada siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membentuk sikap, perilaku, dan kebiasaan baik yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Daripada anak-anak tidak melaksanakan salat, lebih baik kita biasakan untuk salat berjamaah di sekolah. Ini sekaligus untuk melatih kedisiplinan dan membangun kesadaran agar anak-anak jangan meninggalkan salat,” ujar Moh. Bunasir.

Ia menegaskan, pembiasaan salat berjamaah diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dari dalam diri siswa. Dengan dilakukan secara rutin, siswa diharapkan semakin memahami bahwa salat merupakan kewajiban yang harus dijaga, bukan hanya ketika berada di sekolah, tetapi juga saat berada di rumah maupun di lingkungan masyarakat.

Selain aspek ibadah, kegiatan tersebut juga dinilai memiliki nilai pendidikan yang sangat penting. Para siswa dilatih untuk mengatur waktu, meninggalkan aktivitas sejenak ketika memasuki waktu salat, mempersiapkan diri, kemudian melaksanakan ibadah secara tertib dan berjamaah.

Kedisiplinan tersebut diharapkan dapat terbawa ke dalam berbagai aspek kehidupan siswa. Kebiasaan datang tepat waktu, mengikuti aturan, bertanggung jawab terhadap tugas, serta menghargai waktu merupakan nilai-nilai yang terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan sekolah, termasuk pembiasaan keagamaan.

Dengan jumlah peserta didik mencapai 756 orang, pelaksanaan salat Zuhur berjamaah tentunya membutuhkan koordinasi dan pengaturan yang baik. Guru dan pihak sekolah turut memberikan arahan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, mulai dari persiapan sebelum salat, pelaksanaan berjamaah, hingga siswa kembali mengikuti kegiatan pembelajaran.
Suasana salat berjamaah juga menjadi

momentum bagi siswa untuk belajar hidup tertib dan saling menghargai. Mereka belajar menjaga ketenangan, mengikuti imam, berada dalam barisan yang teratur, serta melaksanakan ibadah secara bersama-sama.

Kepala sekolah berharap kebiasaan tersebut tidak berhenti sebatas program sekolah. Menurutnya, tujuan utama pembiasaan salat berjamaah adalah agar siswa memiliki kesadaran pribadi untuk menjalankan ibadah tanpa harus selalu diingatkan.

“Harapan kami, anak-anak bukan hanya melaksanakan salat karena ada guru atau karena berada di sekolah. Tetapi mereka benar-benar mempunyai kesadaran bahwa salat itu kewajiban. Jangan sampai meninggalkan salat,” tegasnya.

Pihak sekolah juga terus mendorong keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter religius. Guru diharapkan dapat menjadi teladan bagi siswa, sementara para siswa diberikan pembiasaan dan pendampingan secara konsisten.

Program salat Zuhur berjamaah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya SMPN 1 Mandirancan menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan pembentukan akhlak dan kepribadian peserta didik.

Pendidikan karakter yang dilakukan sejak usia sekolah dinilai penting sebagai bekal bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, serta landasan moral dan keagamaan yang kuat.

Bagi SMPN 1 Mandirancan, pembiasaan salat Zuhur berjamaah menjadi salah satu langkah sederhana namun penting untuk menanamkan nilai tersebut. Dari kegiatan yang dilakukan secara rutin, sekolah berharap tumbuh kebiasaan positif yang kemudian menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para siswa.

Dengan jumlah 756 murid, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen sekolah dalam membangun budaya positif di lingkungan pendidikan. Pembiasaan beribadah secara bersama-sama diharapkan mampu menciptakan suasana sekolah yang lebih tertib, religius, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.

Melalui kegiatan tersebut, SMPN 1 Mandirancan terus berupaya menanamkan pesan kepada seluruh peserta didik bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kedisiplinan, sikap, tanggung jawab, dan karakter yang dimiliki siswa.

Salat Zuhur berjamaah pun diharapkan menjadi kebiasaan yang terus melekat dalam diri siswa. Dengan demikian, ketika mereka telah

menyelesaikan pendidikan di SMPN 1 Mandirancan dan melanjutkan ke jenjang berikutnya, nilai-nilai kedisiplinan serta kesadaran untuk tidak meninggalkan salat tetap mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang cerdas, disiplin, berakhlak baik, dan tidak meninggalkan salat,” pungkas Moh. Bunasir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *