Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
KuninganNasional

“Ngomean Jalan Teh Kawajiban Nagara”, Dedi Mulyadi Beri Pesan Khusus Di Milangkala ke-528 Kuningan

×

“Ngomean Jalan Teh Kawajiban Nagara”, Dedi Mulyadi Beri Pesan Khusus Di Milangkala ke-528 Kuningan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan pidato tentang infrastruktur dan filosofi Sunda pada peringatan HUT ke-528 Kabupaten Kuningan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan dan menyampaikan pesan tentang pembangunan infrastruktur serta pelestarian budaya Sunda.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan yang berlangsung meriah dan penuh khidmat. Dalam kesempatan tersebut, Dedi tidak hanya menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Kabupaten Kuningan, tetapi juga menyoroti berbagai persoalan pembangunan daerah, termasuk infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perhatian serius.

Di hadapan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan tanggung jawab negara yang harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

WartaNewsTVToday

Ngomean jalan teh kawajiban nagara. Jalan anu hade lain saukur pikeun kendaraan, tapi pikeun ngagerakkeun ekonomi, pendidikan, jeung kahirupan masyarakat sapopoe,” ujar Dedi Mulyadi yang disambut tepuk tangan warga.

Menurutnya, kondisi jalan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur yang memadai akan memperlancar aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, perdagangan, hingga akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Selain membahas pembangunan fisik, Dedi Mulyadi juga mengajak masyarakat Kuningan untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya dan filosofi Sunda yang menjadi identitas daerah.

Ia menekankan bahwa kemajuan pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya, karakter, serta kearifan lokal yang diwariskan para leluhur.

“Urang Sunda miboga ajaran hirup anu luar biasa. Silih asih, silih asah, silih asuh kudu terus dijaga. Pembangunan henteu ngan ukur ngeunaan gedong jeung jalan, tapi ogé ngeunaan ngawangun karakter manusana,” katanya.

Dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528, Dedi menilai Kuningan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Dengan kekayaan alam, sektor pertanian, pariwisata, serta sumber daya manusia yang dimiliki, Kabupaten Kuningan diyakini mampu menjadi salah satu daerah yang semakin maju di Jawa Barat.

Ia juga mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendorong pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan bahwa berbagai masukan dari Gubernur Jawa Barat akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

Peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan tahun ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan sejarah daerah, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kuningan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai budaya Sunda yang terus dijaga, masyarakat Kuningan diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *