Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
Agama

Baznas Kuningan Luncurkan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid, Salurkan Bantuan Rp200 Juta

×

Baznas Kuningan Luncurkan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid, Salurkan Bantuan Rp200 Juta

Sebarkan artikel ini
Baznas Kuningan meluncurkan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid
Baznas Kabupaten Kuningan meluncurkan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid dengan total bantuan Rp200 juta untuk membantu pengembangan usaha mikro mustahik.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan meluncurkan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid sebagai langkah nyata dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Program tersebut diluncurkan di Masjid Baiturrahman, Desa Kadugede, Kabupaten Kuningan, Sabtu (15/8/2026).

Program ini menyasar para mustahik yang memiliki usaha mikro. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha sehingga penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya dan secara bertahap mencapai kemandirian ekonomi.

WartaNewsTVToday

Dalam program tersebut, Baznas Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp200 juta. Bantuan tersebut dialokasikan masing-masing sebesar Rp100 juta untuk Kecamatan Cikadu dan Rp100 juta untuk Desa Paningaran.

Para penerima manfaat sebelumnya telah melalui proses seleksi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan serta memiliki potensi untuk mengembangkan usaha mikro yang dijalankannya.

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, H. Yusron Kholid, mengatakan Program Ultra Mikro Berbasis Masjid merupakan salah satu upaya untuk memperluas fungsi masjid dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, masjid tidak semestinya hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga dapat berperan sebagai pusat pemberdayaan dan penguatan ekonomi umat.

“Masjid bukan hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat,” ujar H. Yusron Kholid.

Melalui program tersebut, Baznas berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pemicu bagi tumbuhnya usaha-usaha kecil milik masyarakat. Dengan adanya modal usaha, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan keluarganya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat dalam upaya mengentaskan kemiskinan.

Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik pinjaman ilegal maupun rentenir yang dapat semakin membebani kondisi ekonomi keluarga.

Karena itu, program pemberdayaan seperti Program Ultra Mikro Berbasis Masjid dinilai penting untuk membuka akses permodalan yang lebih aman sekaligus mendorong masyarakat mengembangkan usaha secara mandiri.

Kolaborasi antara Baznas, pemerintah daerah, pengelola masjid, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi umat yang semakin kuat. Bantuan yang diberikan pun diharapkan dapat berkembang dari sekadar bantuan modal menjadi jalan menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan.

Program ini membawa semangat bahwa pemberdayaan ekonomi dapat dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk masjid.

Dari masjid, usaha tumbuh. Dari usaha, kemandirian umat menguat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *