Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
Agama

Edi Suhadi, Kadus 4 Desa Cibeureum, menghadiri Maulid Nabi 1448 H di Mushola Miftahul Jannah,

×

Edi Suhadi, Kadus 4 Desa Cibeureum, menghadiri Maulid Nabi 1448 H di Mushola Miftahul Jannah,

Sebarkan artikel ini
Edi Suhadi Kadus 4 Desa Cibeureum menghadiri peringatan Maulid Nabi 1448 H di Mushola Miftahul Jannah Kuningan
Edi Suhadi, Kepala Dusun 4 Desa Cibeureum, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Mushola Miftahul Jannah.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM — Kepala Dusun 4 Desa Cibeureum, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Edi Suhadi, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Mushola Miftahul Jannah, Desa Cibeureum, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan.

Kehadiran Edi Suhadi selaku Kadus 4 dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dengan masyarakat sekaligus mendukung kegiatan keagamaan yang berkembang di tengah warga.

WartaNewsTVToday

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW serta meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap ajaran dan akhlak beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Edi Suhadi Kadus 4 Desa Cibeureum Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang telah menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana memperkuat persatuan serta kebersamaan masyarakat Desa Cibeureum.

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Edi Suhadi.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, diikuti oleh masyarakat serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *