Scroll untuk baca artikel
alt="WartaNewsTVToday" style="width: 425px; height: 280px; object-fit: contain; display: block; margin: 0 auto;" />
Kuningan

Polres Kuningan Monitoring Kebakaran Hutan di Pasawahan-Singkup, Luas Area Terbakar Diperkirakan 40 Hektare

×

Polres Kuningan Monitoring Kebakaran Hutan di Pasawahan-Singkup, Luas Area Terbakar Diperkirakan 40 Hektare

Sebarkan artikel ini
Kapolres Kuningan memantau penanganan kebakaran hutan Pasawahan Singkup
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama bersama unsur TNI, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup memantau penanganan kebakaran hutan di Pasawahan–Singkup.

KUNINGAN, WARTANEWSTVTODAY.COM – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama melakukan monitoring penanganan kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Pasawahan–Singkup, Kabupaten Kuningan. Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan area hutan seluas kurang lebih 40 hektare.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kapolres Kuningan didampingi unsur TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Lingkungan Hidup (LH). Sinergi lintas instansi dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan secara optimal sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lainnya.

WartaNewsTVToday

Kebakaran diketahui terjadi di sekitar kawasan Jalan Maling, wilayah Pasawahan–Singkup, Kuningan. Petugas dari berbagai unsur terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik api dan kondisi kawasan terdampak.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi bencana kebakaran hutan, khususnya di tengah kondisi kawasan yang rawan terjadi penyebaran api.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan serta penanganan kebakaran dapat berjalan dengan baik. Kami bersama TNI, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup terus bersinergi dalam upaya penanggulangan dan mengantisipasi agar kebakaran tidak meluas,” ujar Kapolres Kuningan.

Polres Kuningan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan dan lahan.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *